Makanan & Memasak

Rahasia gorengan renyah keemasan yang tidak banyak menyerap minyak

Menggoreng adalah teknik yang sudah akrab, tetapi hasilnya tidak selalu berhasil. Saya membaca artikel VnExpress, ringkasan karya Nhật Minh berdasarkan berita ABC.net.au, yang memuat pendapat Tom Milligan, direktur teknis sekolah memasak Le Cordon Bleu di Australia. Ada banyak poin yang layak dicatat.

Pertama, empat cara menggoreng. Menumis di wajan memakai sedikit minyak dan makanan dibalik agar matang merata di kedua sisi; cocok untuk steak, dada ayam, dan sosis. Tumis wok berarti terus diaduk, biasanya 5 sampai 10 menit, dan terlalu lama memasak membuat bahan jadi lembek. Menggoreng dangkal memakai minyak yang hanya menutupi bagian bawah makanan dan menghasilkan lapisan renyah untuk makanan berbalut tepung roti. Menggoreng terendam memakai minyak yang merendam seluruh makanan dan cocok untuk makanan berbalut adonan serta kentang goreng.

Kemudian lima kiat utama. Pertama, panaskan wajan sebelum menuang minyak dan masukkan bahan hanya ketika minyak sudah panas; jika tidak, makanan akan menyerap minyak dan jadi lembek. Kedua, jangan memasukkan terlalu banyak sekaligus, karena suhu wajan turun dan uap air yang keluar membuat makanan direbus, bukan digoreng. Ketiga, tambahkan bumbu aromatik seperti thyme, bawang, atau bawang putih di akhir, saat hidangan tinggal beberapa menit lagi matang, agar tidak gosong. Keempat, manfaatkan panas sisa. Ketika makanan hampir matang, angkat wajan dari kompor dan biarkan panas sisa menyelesaikan prosesnya. Untuk masakan tumis, sedikit perasan jeruk nipis di akhir cocok, dan daging sebaiknya didiamkan di luar wajan setidaknya 2 sampai 3 menit sebelum disajikan. Kelima, perhatikan warna dan aroma. Makanan goreng yang baik tampak dalam tiga tingkat warna: kuning keemasan, emas yang lebih pekat, dan cokelat tua di bagian yang paling banyak menyentuh wajan; aroma seperti kacang kastanye menandakan warna emas yang diinginkan sudah tercapai.

Artikel itu tidak menyebutkan suhu minyak yang spesifik, jadi saya akan mengikuti sarannya dan memakai warna serta aroma sebagai patokan. Yang paling saya ingat adalah soal kesabaran: panaskan wajan dengan baik dan jangan terburu-buru menambahkan makanan lain.

Sumber: VnExpress

Komentar 0

Tinggalkan komentar pertama, dalam bahasa apa pun.

Masuk untuk berkomentar