Fermentasi & Sourdough

Percobaan saya membuat roti sourdough cokelat

Petualangan sourdough saya sempat mereda untuk beberapa waktu, sampai resep roti sourdough cokelat yang saya lihat di Lezzet membuat saya bersemangat lagi. Gagasan memadukan cita rasa alami sourdough yang terbentuk seiring waktu dengan aroma cokelat terasa sangat menggoda bagi saya.

Menurut resepnya, hasilnya adalah bagian dalam yang sangat lembut, kulit yang renyah, dan rasa sedikit pahit yang tertinggal di lidah. Roti ini bisa disajikan saat sarapan atau waktu minum teh sebagai alternatif hidangan manis. Satu porsi 220 kalori, persiapan sekitar 6 jam, memanggang 40 menit, untuk 6 orang.

Pada percobaan pertama, saya sekali lagi menyadari betapa pentingnya bersabar. Sourdough tidak bisa diburu-buru; kita harus menunggu adonan mengembang, lalu membiarkan aroma dari oven menyebar ke seluruh rumah. Hasilnya benar-benar pengalaman yang sama sekali baru bagi mereka yang sudah bosan dengan resep roti klasik.

Sekarang bisa dibilang versi cokelat ini sudah menjadi ritual akhir pekan saya. Memberi makan starter sourdough memang sudah menyenangkan, dan begitu ditambah sedikit cokelat, semuanya jadi benar-benar ala gourmet. Saran saya bagi yang ingin mencoba: sebelum mulai, pastikan ragi Anda dalam kondisi aktif.

Sumber: Lezzet

Komentar 0

Tinggalkan komentar pertama, dalam bahasa apa pun.

Masuk untuk berkomentar