Pertukaran Bahasa

Mengapa ‘niet slecht’ dalam bahasa Belanda sering berarti ‘luar biasa’

Sudah cukup lama saya berlatih bahasa Belanda dengan penutur asli, dan ada satu hal yang selalu membuat saya terkejut: understatement, alias gaya bicara yang sengaja merendah. Anda memberi hadiah, lalu seseorang mengangguk dan berkata “Nou, dat is niet verkeerd.” (“Yah, itu tidak salah.”) Itu bagus? Buruk? Apakah Anda sudah mengacaukannya?

Menurut tulisan terbaru dari Dutch Fluency, ini bukan ketidaksopanan, melainkan kode budaya. Orang Belanda menyukai kerendahan hati. Alih-alih “geweldig” (luar biasa), mereka berkata “niet slecht” (tidak buruk), “niet onaardig” (lumayan menyenangkan), atau “dat valt niet tegen” (tidak mengecewakan). Gambaran Hofstede tentang masyarakat egaliter cocok di sini: konsensus lebih penting daripada menyombongkan diri.

Ungkapan berguna yang sekarang sengaja saya latih:

• “Dat is niet verkeerd.” = Itu bagus.
• “Het valt me niet tegen.” = Terkejut dengan senang.
• “Hij is niet op zijn achterhoofd gevallen.” = Dia pintar.
• “Het kan ermee door.” = Sudah cukup baik.

Tips yang paling saya ingat: perhatikan nada sekaligus perilaku. Kalau seseorang mengambil porsi kedua, berarti makanannya enak — meskipun dia bilang “het is te doen” (lumayanlah). Dan sebagai pelajar, Anda langsung terdengar lebih alami kalau mengucapkan “niet slecht” alih-alih “amazing”.

Jadi ya: understatement bukan bug, melainkan fitur. Begitu Anda mendengarnya sebagai pujian, Belanda terasa jauh lebih hangat.

Sumber: Dutch Fluency

Komentar 0

Tinggalkan komentar pertama, dalam bahasa apa pun.

Masuk untuk berkomentar